HIMBAUAN Wujudkan Lingkungan Sehat, Desa Kerang "Rumah Tanpa Asap Rokok"
KERANG – Dalam rangka meningkatkan standar kualitas kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Kerang bekerja sama dengan Puskesmas setempat intensif melakukan sosialisasi dan penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu fokus utama dalam penilaian kali ini adalah indikator "Tidak Merokok di Dalam Rumah".
Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka perokok pasif, terutama di kalangan anak-anak dan lansia yang sangat rentan terhadap residu asap rokok. Tim penilai dari Puskesmas Desa Kerang melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memastikan setiap hunian memiliki sirkulasi udara yang bersih dan bebas dari polusi asap rokok.
Pentingnya Indikator PHBS
Menurut tim kesehatan Puskesmas, menciptakan rumah tanpa asap rokok bukan hanya soal aturan, melainkan bentuk perlindungan keluarga. Residu rokok yang menempel pada gorden, sofa, dan karpet (third-hand smoke) dapat bertahan lama dan membahayakan kesehatan penghuni rumah meski kegiatan merokok sudah selesai.
Langkah Nyata Desa Kerang
Sebagai bentuk dukungan, warga diimbau untuk:
-
Menghilangkan asbak dari dalam ruangan tamu dan kamar.
-
Memasang stiker atau papan himbauan di pintu masuk rumah.
-
Menyediakan area merokok di luar ruangan yang jauh dari jangkauan anggota keluarga.
Kepala Desa Kerang berharap melalui penilaian PHBS ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih dapat meningkat secara signifikan. "Kami ingin Desa Kerang menjadi contoh desa sehat, di mana setiap rumah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pertumbuhan anak-anak kita," ujarnya.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin