Persiapkan Diri Menuju Pentas Nasional, Desa Kerang Kunjungi Desa Duda Timur Guna Perdalam Konsep Smart Village

04 Mei 2026
Admin Desa Kerang
Dibaca 4 Kali
Persiapkan Diri Menuju Pentas Nasional, Desa Kerang Kunjungi Desa Duda Timur Guna Perdalam Konsep Smart Village

Desa Kerang – Pasca menyabet predikat juara pertama Lomba Desa Digital tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026, Desa Kerang kini mengalihkan fokusnya untuk bersaing di tingkat nasional. Didampingi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostaper) Kabupaten Paser, jajaran Pemdes Kerang menggelar kunjungan studi banding ke Desa Duda Timur pada Rabu (29/4/2026).

Langkah studi banding ini diambil guna menyerap berbagai program inovasi yang berorientasi pada kemanfaatan publik secara langsung. Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana, S.Ag., M.Fil.H, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menekankan pentingnya sinergi antar-pemerintah desa dalam mengadopsi teknologi tepat guna.

"Sebagai sesama desa, kita memiliki ruang luas untuk saling belajar dan mengadopsi hal-hal positif yang relevan demi kemajuan bersama," terang I Gede Pawana.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Batu Engau, Arwin Mamonto, S.E., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Desa Duda Timur. Ia menerangkan bahwa wilayah Kecamatan Batu Engau mencakup 13 desa yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan mata pencaharian pada komoditas kelapa sawit. Pihaknya berharap, wawasan dari kunjungan ini dapat memperkuat kesiapan Desa Kerang dalam membawa nama Kaltim di tingkat nasional.

Inovasi Berbasis Kebijakan Lokal

Di balik ketangguhan digitalnya, perintis Aplikasi Smart Desa Duda Timur membeberkan bahwa platform tersebut awalnya lahir dari situasi darurat saat penanganan bencana erupsi Gunung Agung. Inovasi ini dirancang untuk memantau keberadaan warga serta mengefisiensikan penyaluran bantuan logistik.

Saat ini, platform Smart Desa Duda Timur telah berkembang pesat dan mengintegrasikan berbagai fitur unggulan, seperti:

  • Pelayanan publik terintegrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE)

  • Tranparansi anggaran melalui publikasi APBDes digital

  • Platform pelaporan publik berkolaborasi dengan pihak ketiga

  • Portal donor darah dan pasar digital (marketplace) desa

  • Layanan mobile banking BUMDes serta perpustakaan digital

  • Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH)

Pencapaian ini berhasil mengantarkan Desa Duda Timur merengkuh penghargaan skala internasional (ASEAN Platinum Trustees Award 2024) serta dinobatkan sebagai Juara Nasional Desa Digital 2025. Pengembangan ekosistem digital tersebut juga disokong raksasa teknologi seperti Google, Huawei, Telkom, dan Seiku Indonesia.

Menjawab Tantangan SDM dan Anggaran

Sesi diskusi interaktif juga menyoroti aspek teknis pengelolaan operator, perawatan sistem, hingga adaptasi teknologi Artificial Intelligence (AI). I Gede Pawana menegaskan bahwa kunci keberlanjutan sistem digital bukan sekadar teknologi, melainkan komitmen kepala desa dalam memantau kinerja admin serta mengawal keterbaruan data. Ia juga membagikan pengalaman memanfaatkan pembiayaan CSR dan mitra luar dalam merintis puluhan situs web desa, hingga mengembangkan inovasi mandiri seperti SiberDes (Sistem Informasi Beras Desa).

Menanggapi wawasan yang didapat, perwakilan Desa Kerang, Zainal Fuadi, menguraikan keterbatasan kapasitas SDM dan pendanaan aplikasi Android sebagai tantangan utama di daerahnya. Kunjungan ini diharapkan mampu memantik motivasi dan mengakselerasi transformasi digital di Desa Kerang agar makin siap berlaga di tingkat nasional.